Forgot?

Login
Skip to Content

SIUP

SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan. SIUP
digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di
Indonesia.

Penggolongan

SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan. SIUP
digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di
Indonesia.

Penggolongan

Berdasarkan besarnya jumlah Modal dan Kekayaan Bersih di luar tanah dan
bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian/perubahan, maka
penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu :

  1. SIUP BESAR, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan
    bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai
    diatas Rp.500.000.000,- (limaratus juta rupiah).
  2. SIUP MENENGAH, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan
    kekayaan bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan
    nilai diatas Rp.200.000.000,- (duartus juta rupiah) s/d Rp. 500.000.000,-
    (limaratus juta rupiah).
  3. SIUP KECIL, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan
    bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai
    sampai dengan Rp.200.000.000- (duartus juta rupiah)

Kewajiban memiliki SIUP dikecualikan terhadap:

  1. Kantor cabang perusahaan atau kantor perwakilan perusahaan;
  2. perusahaan kecil perorangan yang tidak berbentuk badan hukum atau
    persekutuan, yang dijalankan atau dikelola sendiri oleh pemiliknya atau
    keluarga/kerabat terdekat;
  3. pedagang keliling, pedagang asongan, pedagang pinggir jalan atau pedagang
    kaki lima.

Larangan

SIUP dilarang digunakan untuk melakukan kegiatan:

  1. yang tidak sesuai dengan kelembagaab dan/atau kegiatan usaha yang
    dicantumkan di dalam SIUP;
  2. menghimpun dana dari masyarakat dengan menawarkan janji keuntungan yang
    tidak wajar;
  3. perdagangan barang dan/atau jasa dengan sistem penjualan langsung (single
    level marketing atau multi level marketing);
  4. perdagangan jasa survey;
  5. perdagangan berjangka komoditi.

Pengajuan

Untuk permohonan SIUP Menengah dan SIUP Kecil permohonan SIUP beserta
persyaratannya diajukan melalui Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan.
Sedangkan untuk permohonan SIUP-BESAR diajukan melalui Kanwil Perindustrian dan
Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan.

Masa Berlaku

SIUP berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan
barang/jasa sejak tanggal dikeluarkan.

Persyaratan

  1. fotokopi Akta Pendirian (asli diperlihatkan)
  2. fotokopi Akta Perubahannya & Laporannya, jika ada (asli
    diperlihatkan)
  3. fotokopi SK. Menteri Hukum & HAM RI (asli diperlihatkan) atau Bukti
    PNBP untuk PT-Baru
  4. fotokopi Surat Keterangan Domisili perusahaan, (asli diperlihatkan)
  5. fotokopi SITU-Surat Izin Tempat Usaha (bagi perusahaan yang
    dipersyaratan)
  6. fotokopi Kontrak/Sewa T.Usaha/Surat Keterangan dari pemilik gedung
  7. fotokopi NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak (asli diperlihatkan)
  8. fotokopi KTP Pemegang Saham atau NPWP jika Badan Usaha
  9. fotokopi KTP Pengurus Perseroan (Direksi & Komisaris)
  10. Copy KK jika Pimpinan/Penanggung Jawab perusahaan adalah Wanita
  11. Pas Photo Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan (3 x 4) 2 lembar
  12. fotokopi Neraca Awal Perusahaan

Berdasarkan besarnya jumlah Modal dan Kekayaan Bersih di luar tanah dan
bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian/perubahan, maka
penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu :

  1. SIUP BESAR, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan
    bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai
    diatas Rp.500.000.000,- (limaratus juta rupiah).
  2. SIUP MENENGAH, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan
    kekayaan bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan
    nilai diatas Rp.200.000.000,- (duartus juta rupiah) s/d Rp. 500.000.000,-
    (limaratus juta rupiah).
  3. SIUP KECIL, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan
    bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai
    sampai dengan Rp.200.000.000- (duartus juta rupiah)

Kewajiban memiliki SIUP dikecualikan terhadap:

  1. Kantor cabang perusahaan atau kantor perwakilan perusahaan;
  2. perusahaan kecil perorangan yang tidak berbentuk badan hukum atau
    persekutuan, yang dijalankan atau dikelola sendiri oleh pemiliknya atau
    keluarga/kerabat terdekat;
  3. pedagang keliling, pedagang asongan, pedagang pinggir jalan atau pedagang
    kaki lima.

Larangan

SIUP dilarang digunakan untuk melakukan kegiatan:

  1. yang tidak sesuai dengan kelembagaab dan/atau kegiatan usaha yang
    dicantumkan di dalam SIUP;
  2. menghimpun dana dari masyarakat dengan menawarkan janji keuntungan yang
    tidak wajar;
  3. perdagangan barang dan/atau jasa dengan sistem penjualan langsung (single
    level marketing atau multi level marketing);
  4. perdagangan jasa survey;
  5. perdagangan berjangka komoditi.

Pengajuan

Untuk permohonan SIUP Menengah dan SIUP Kecil permohonan SIUP beserta
persyaratannya diajukan melalui Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan.
Sedangkan untuk permohonan SIUP-BESAR diajukan melalui Kanwil Perindustrian dan
Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan.

Masa Berlaku

SIUP berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan
barang/jasa sejak tanggal dikeluarkan.

Persyaratan

  1. fotokopi Akta Pendirian (asli diperlihatkan)
  2. fotokopi Akta Perubahannya & Laporannya, jika ada (asli
    diperlihatkan)
  3. fotokopi SK. Menteri Hukum & HAM RI (asli diperlihatkan) atau Bukti
    PNBP untuk PT-Baru
  4. fotokopi Surat Keterangan Domisili perusahaan, (asli diperlihatkan)
  5. fotokopi SITU-Surat Izin Tempat Usaha (bagi perusahaan yang
    dipersyaratan)
  6. fotokopi Kontrak/Sewa T.Usaha/Surat Keterangan dari pemilik gedung
  7. fotokopi NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak (asli diperlihatkan)
  8. fotokopi KTP Pemegang Saham atau NPWP jika Badan Usaha
  9. fotokopi KTP Pengurus Perseroan (Direksi & Komisaris)
  10. Copy KK jika Pimpinan/Penanggung Jawab perusahaan adalah Wanita
  11. Pas Photo Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan (3 x 4) 2 lembar
  12. fotokopi Neraca Awal Perusahaan

No Responses to “SIUP”

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment

Komunitas Portal UKM

Berbagi Informasi