NPIK

Menteri Perindustrian dan Perdagangan juga memutuskan untuk memberlakukan
Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK) bagi kalangan importir dengan masa
berlaku 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan.

NPIK hanya dapat diberikan kepada perusahaan yang telah memiliki:

  1. Angka Pengenal Impor Umum (API-U)

    Melampirkan Realisasi impor 2 (dua) tahun dalam 5 (lima) tahun terakhir
    atau realisasi impor dalam 1 (satu) tahun terakhir dan atau perjanjian
    kontrak pembelian dengan mitra dagang luar negeri dalam waktu 1 (satu)
    tahun kemuka.

  2. Angka Pengenal Importir Produsen (API-P)

    Melampirkan Izin Usaha Industri

  3. Angka Pengenal Importir Terbatas (API-T)

    Melampirkan Izin Usaha Industri atau Surat Persetujuan Tetap (SPT)
    PMA/PMD

NPIK dicabut apabila :

  1. Mengubah, menambah dan/atau mengganti isi yang tercantum dalam NPIK;
  2. Dinyatakan bersalah oleh pengadilan atas tindak pidana yang berkaitan
    dengan pengalahgunaan NPIK dan telah mempunyai kekuatan hukum yang
    tetap.

Para importir dapat melakukan kegiatan impor atas barang tertentu tanpa
harus memiliki NPIK sepanjang untuk :

  1. Keperluan Pemerintah dan Lembaga Negara lainnya;
  2. Keperluan penelitian dan pengembangan teknologi;
  3. Bantuan teknik dan bantuan proyek berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor
    : 19 Tahun 1955;
  4. Barang contoh.