Atribut Pribadi

Memilih Bidang Usaha

Jika Anda ingin memulai suatu usaha, pilihlah jenis usaha yang sesuai dengan keahlian dan kemampuan Anda. Sejalan dengan kepribadian dan gaya hidup Anda. Pastikan bidangnya adalah sesuatu yang sangat Anda minati sehingga Anda akan terus termotivasi. Jika Anda membuka usaha karena ikutan-ikutan Anda akan cepat bosan. Jenis usaha yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Banyak alasan mengapa orang-orang terjun ke bisnis, mulai dari alasan ekonomi, kebebasan, kemandirian, kesempatan untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan hingga membangun usaha agar bisa diwariskan ke anak cucu. Jadi, sebelum memulai, tanyalah pada diri sendiri, apa alasan Anda ingin berbisnis. Jika Anda belum mampu memutuskan jenis usaha yang akan Anda lakukan, pertimbangkanlah hobi-hobi Anda yang memiliki kemungkinan untuk dapat dijadikan bisnis. Usaha yang baik adalah usaha yang mampu memberikan manfaat untuk Anda dan keluarga Anda.

Dukungan Keluarga

Memiliki usaha sendiri bisa menjadi suatu kegiatan yang sangat menarik, menyenangkan, inspirasional namun sekaligus dapat membuat Anda frustasi, kesepian, stres dan juga beresiko. Resiko yang timbul bisa berupa hal-hal yang melibatkan harta pribadi, harta keluarga, hubungan keluarga, reputasi pribadi dan kadang kewarasan Anda. Anda juga harus siap untuk menghadapi jam kerja yang lebih panjang, pendapatan yang tidak tetap, turunnya penjualan, dan kekecewaan-kekecewaan lainnya. Itu sebabnya, sebelum Anda terjun menjadi seorang wiraswasta atau memiliki usaha sendiri pastikan Anda mendapat dukungan keluarga. Karena seringkali keluargalah yang akan menolong Anda jika Anda membutuhkan bantuan mulai dari ide, kegiatan administrasi hingga kebutuhan keuangan. Jika Anda sudah berkeluarga , diskusikan juga dengan suami/istri dan anak-anak Anda. Pastikan setiap anggota keluarga memiliki kesiapan mental untuk menghadapi naik turunnya dinamika berwiraswasta.

Kesehatan

Menjalani usaha memerlukan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa terutama di tahap-tahap awal. Anda juga ditantang untuk memiliki ketahanan emosi untuk menghadapi berbagai tantangan dan persoalan. Seringkali orang terlalu asik berbisnis hingga lupa akan kesehatan dan akhirnya jatuh sakit padahal usahanya belum berjalan baik. Perencanaan yang matang sangatlah penting agar Anda mampu menjalani kehidupan yang seimbang antara bisnis dan keluarga, antara kerja dan istirahat, dll.

Motivasi

Pengusaha yang berhasil adalah pengusaha yang memiliki motivasi, komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk mengelola dirinya sendiri dan memastikan apa yang direncanakan terlaksana. Kreatifitas dan inisiatif yang tinggi serta kemampuan untuk selalu belajar akan memberikan Anda kemampuan untuk beradaptasi dalam setiap perubahan yang timbul.