Jamsostek

Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu yang diselenggarakan oleh PT Jamsostek (Persero) sebagai pelaksana Undang-Undang No. 3 Tahun 1992 tentang jaminan sosial tenaga kerja dengan menggunakan mekanisme asuransi sosial.

Risiko sosial ekonomi yang ditanggulangi oleh Program Jamsostek terbatas yaitu perlindungan pada :

  1. Peristiwa kecelakaan
  2. Sakit
  3. Hamil
  4. Bersalin
  5. Cacat
  6. Hari tua
  7. Meninggal dunia

Jamsostek adalah jaminan yang merupakan hak normatif bagi pekerja seluruh Indonesia. Dengan adanya Jamsostek kewajiban pengusaha yang diatur dalam UU terhadap pekerja, secara otomatis beralih ke Jamsostek. Misalnya kewajiban perusahaan terhadap pekerjanya yang mengalami kecelakaan maka beralih ditangani oleh Jamsostek. Jika tidak mendaftarkan, maka perusahaan wajib membayar kewajiban berkenaan dengan pekerjanya tersebut.

Ada 4 program Jamsostek:

  1. Jaminan kecelakaan kerja
  2. Jaminan kematian
  3. Jaminan hari tua
  4. Jaminan pemeliharaan kesehatan

Jika perusahaan tidak memenuhi bisa dikenakan sangsi pidana kurungan 6 bulan kurungan, atau denda Rp. 50 juta,-.

Sebuah unit usaha yang mempunyai ijin usaha dengan upah pekerja minimun Rp. 1 juta untuk seluruh karyawannya, maka perusahaan tersebut wajib mendaftarkan karyawannya dengan Jamsostek. Kewajiban bagi peserta Jamsostek sendiri adalah bahwa pekerja harus menabung 2 % ditambah dari perusahaan 3,7 %.