Penerimaan dan Penyimpanan

Manajemen pergudangan yang efektif memungkinkan Anda untuk memenuhi kebutuhan konsumen bahkan melebihi harapan konsumen dalam hal tersedianya produk/jasa yang diperlukan dengan tingkat keuntungan yang maksimal dan biaya yang minimal. Manajemen pergudangan intinya adalah menyeimbangkan kebutuhan akan bahan baku dengan biaya penyimpanan.

Ketika Anda memesan bahan baku maka Anda harus memastikan barang-barang yang datang sesuai dengan permintaan Anda dari segi jenis, jumlah dan jadwal kedatangan.:

  1. Jenis Barang yang Dibeli  – Jika jenis barang yang diterima tidak sesuai dengan jenis barang yang dibutuhkan atau dipesan Anda tidak dapat meneruskan produksi karena bahan mentah yang tidak sesuai akan menghasilkan produk yang berbeda atau menghasilkan produk yang sama namun dengan kualitas yang berbeda.
  2. Jumlah Pembelian – Jika perusahaan kehabisan satu jenis saja bahan baku maka proses produksi akan terhenti. Dan jika jumlah yang dipesan tidak sesuai maka Anda tidak dapat menghasilkan jumlah produk yang sudah ditentukan sesuai permintaan. Seringkali Anda akan mendapatkan diskon atau potongan harga jika membeli dalam jumlah banyak. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukannya pastikan Anda memiliki tempat untuk menyimpannya di gudang Anda, dan pastikan bahan baku tersebut aman dan tahan hingga proses produksi berikutnya.
  3. Jadwal Pesanan – Pesanan bahan baku yang datang terlambat dapat menghambat proses produksi. Dalam hal ini Anda harus menentukan batas minimum persediaan di gudang ketika melakukan pesanan sehingga jika terjadi keterlambatan dalam pengiriman bahan baku Anda tidak perlu menghentikan proses produksi karena Anda masih memiliki persediaan.

Buatlah sistem manajemen persediaan dan penyimpanan barang yang efisien dan efektif agar tidak terjadi pemborosan akibat kelebihan barang baku atau tempat penyimpanan yang terlalu kecil sehingga bahan mentah yang dipesan menjadi rusak.

Jangan lupa, selain bahan mentah, gudang Anda juga harus menyimpan produk yang dikembalikan, bahan-bahan yang bisa didaur uoang atau digunakan kembali, produk yang rusak namun masih bisa diperbaiki dan produk-produk jadi yang siap dikirim ke tangan konsumen.