Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan pada dasarnya adalah sebuah perencanaan keuangan atau anggaran untuk usaha Anda untuk memperkirakan jumlah biaya yang mungkin timbul dan proyeksi pendapatan yang akan dihasilkan untuk periode tertentu.

Membuat proyeksi keuangan memang tidak mudah apalagi jika Anda baru akan memulai usaha Anda. Awalnya akan banyak angka-angka yang meleset tentunya namun dengan berjalannya waktu dan penyesuaian berkala maka akan dicapai proyeksi keuangan yang cukup realistis. Jika Anda baru mulai berbisnis ada baiknya menyesuaikan proyeksi keuangan Anda setiap bulan berdasarkan data yang realistis.

Proyeksi keuangan dapat Anda gunakan untuk memperkirakan kemampuan Anda mengembalikan pinjaman, membuat perencanaan bisnis atau Business Plan.

Dengan memperhatikan setiap perbedaan yang timbul antara proyeksi dan kenyataan maka Anda akan dengan mudah mengidentifikasi apa yang menyebabkan perbedaan tersebut dan mengambil tindakan koreksi serta lebih siap menghadapi tahun berikutnya.

Komponen Proyeksi Keuangan

Dibawah ini adalah komponen-komponen yang diperlukan untuk menyusun proyeksi keuangan:

  1. Proyeksi Arus Kas: perkiraan pendapatan dari penjualan, bunga simpanan dan lain-lain,
  2. Biaya pendirian perusahaan: tempat, perijinan, perlengkapan kantor, promosi, dan lain-lain,
  3. Proyeksi penjualan,
  4. Proyeksi harga pokok penjualan,
  5. Proyeksi biaya-biaya lainnya.

One Comment

  1. Pingback: Tracy Glastrong

Comments are closed.