Forgot?

Login
Skip to Content

Mengevaluasi Waralaba

Penting sekali bagi Anda untuk menyelidiki setiap aspek yang berkaitan dengan usaha waralaba yang Anda tuju:

Latar Belakang

  1. Sudah berapa lama usaha waralaba ini berjalan?
  2. Bagaimana ketahanannya terhadap pesaing?
  3. Sudah berapa banyak waralaba yang dijual?
  4. Bagaimana kelangsungan waralaba-waralaba sebelumnya?
  5. Bagaimana badan hukumnya?

Biaya

  1. Biaya awalDimulai dari Rp. 10 juta hingga Rp. 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi pewaralaba(franchisor) dan ongkos penggunaan HAKI (hak (atas) kekayaan intelektual).
  2. Biaya royaltiUmumnya dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Besarnya ongkos royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Ongkos royalti yang layak adalah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.
  3. Siapakah yang menanggung:
    • Biaya pemasaran dan periklanan
    • Biaya perijinan, hukum, asuransi, peluncuran
    • Biaya pelatihan
  4. Struktur gaji karyawan
  5. Biaya renovasi lokasi, sistem keamanan, administrasi dan lain-lain

Hak dan Kewajiban

Meliputi pembelian bahan baku, wilayah penjualan, harga jual, pemutusan kontrak waralaba dan lain-lain.

Laporan Keuangan

Berkonsultasilah dengan akuntan Anda agar dapat dibuat dulu proyeksi keuangan, potensi keuntungan yang mungkin Anda dapat dan yang Anda harapkan. Periksalah dengan seksama laporan keuangan mereka. Pelajari tingkat penjualannya dari tahun ke tahun, kaitannya dengan lokasi dan besar keuntungan bersih yang didapat. Rekam jejak keuangan yang baik menunjukkan kesehatan perusahaan waralaba tersebut.

No Responses to “Mengevaluasi Waralaba”

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment

Komunitas Portal UKM

Berbagi Informasi