Ekspor

Mengekspor barang ke luar negeri bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan usaha Anda. Dengan mengekspor Anda akan dihadapkan pada wawasan baru, pengalaman baru dan teknik pemasaran yang sama sekali berbeda dengan yang Anda biasa kerjakan di dalam negeri. Jika Anda berhasil di pasar ekspor mau tidak mau keahlian dan kemampuan Anda akan terasah yang pada gilirannya akan memberikan nilai tambah pada kemampuan Anda dalam memasarkan produk di dalam negeri.

Jangan lupa, keberhasilan seorang eksportir tidak terjadi dalam semalam. Diperlukan persiapan yang matang, kesabaran dan komitmen yang luar biasa.

Jika Anda betul-betul berniat untuk merambah ke pasar internasional maka hal-hal berikut ini dapat dijadikan pedoman:

Menyiapkan Diri

Perkuat dulu basis Anda di pasar dalam negeri sebelum mengekspor. Pelajari dengan seksama segala peraturan yang berkaitan dengan ekspor.

Strategi Ekspor

Pelajari dulu potensi pasar di luar negeri dengan mengidentifikasikan negara mana saja yang membutuhkan produk Anda.

Jaringan dan Kontak

Kontak Anda di luar negeri sangat penting karena kontak inilah yang akan menghubungkan Anda dengan pasar dan konsumen potensial di negara yang bersangkutan. Salah satu cara untuk mendapatkan kontak di luar negeri biasa dilakukan para pengusaha dengan menghadiri pameran dagang, konferensi atau seminar untuk para eksportir dan calon eksportir.

Mempelajari Pasar

Selain meneliti pasar dan karakter konsumen, hal lain yang harus diperhatikan adalah biaya/bea impor, jaringan distribusi, peraturan setempat, peluang pasar dan kemungkinan pertumbuhan permintaan, saingan di negara yang dituju, hambatan-hambatan yang mungkin timbul untuk masuk ke pasar sampai ke hal-hal yang mempengaruhi konsumen untuk membeli produk sejenis.

Pasar Ekspor

Pasar ekspor erat kaitannya dengan membangun hubungan baik dan menciptakan kesan yang baik. Pastikan informasi yang Anda dapat akurat dan dapat dipercaya baik melalui surat, email, brosur, fax atau situs. Pelajari juga budaya negara setempat.

Mengunjungi Pasar

Kunjungilah negara yang dituju dan bersosialisasilah dulu dengan kontak-kontak Anda sebelum Anda mengikat kerja sama dengan agen, distributor atau partner usaha di luar negeri.

Manajemen Resiko

Resiko yang mungkin timbul meliputi fluktuasi kurs pertukaran uang, masalah hukum, stabilitas politik, sistem pengapalan/pengiriman, pabean, karantina dan peraturan-peraturan lainnya.

Bantuan Keuangan/Dana

Pengembangan pasar ekspor membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit. Hati-hatilah mengelola arus kas perusahaan. Jika Anda memerlukan dana, Pemerintah kini mengalokasikan dana untuk memperbaiki kualitas produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berorientasi ekspor. Selain itu terdapat beberapa negara dan lembaga donor yang memberi dana hibah kepada Indonesia untuk meningkatkan kemampuan ekspor.

Pengapalan dan Logistik

Proses pengapalan yang efisien dan efektif sangat penting. Para eksportir umumnya menggunakan jasa freight forwarder, namun sebagai pemilik usaha Anda sebaiknya mempelajari juga tarip, peraturan dan dokumentasi pengiriman.

Potensi Permintaan atau Sales Lead

Menerima potensi permintaan adalah sesuatu yang menggembirakan. Pastikan Anda sudah siap dari segi prosedur dan produk yang diperlukan sehingga Anda mampu memberikan jawaban dalam 48 jam. Namun Anda juga harus hati-hati dengan memastikan bahwa potensi permintaan tersebut datang dari calon pembeli yang dapat dipercaya agar transaksi Anda berjalan mulus.

Hukum

Banyak hal-hal hukum yang harus Anda perhatikan jika Anda merambah ke pasar ekspor seperti hukum kekayaan intelektual, peraturan ekspor impor, sangsi bilateral dan perbedaan sistem hukum antar negara.

[filebase:file:file=1]