Memisahkan Keuangan Pribadi dengan Keuangan Perusahaan

Memisahkan uang usaha dan pribadi artinya bukan berarti Anda tdak boleh menggunakan hasil usaha untuk kepentingan pribadi. Yang harus diatur adalah adalah berapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi, berapa yang seharusnya tetap disimpan sebagai modal berputar atau pengembangan usaha dan berapa untuk membayar cicilan hutang. Bagaimana caranya?

Dana Kebutuhan Keluarga

Pada tahap awal usaha persiapkanlah sejumlah uang untuk menghidupi keluarga (seperti bahan makanan, listrik, gas, air, pulsa telepon, minyak tanah, bensin, uang sekolah) minimal selama 6 (enam) bulan ke depan. Hal ini dilakukan agar pemenuhan kebutuhan keluarga tidak menggunakan hasil pendapatan usaha yang akan mengganggu jalannya usaha.

Pencatatan

Lakukan pencatatan dengan rapi atas setiap transaksi setiap harinya. Periksa kembali catatan Anda setiap minggu untuk menghitung berapa uang yang digunakan untuk biaya produksi, dan berapa uang yang didapat dari hasil penjualan dan berapa keuntungan Anda setiap hari dan minggu, sehingga akhirnya bisa diketahui keuntungan dalam sebulan.

Alokasi Dana

Dari keuntungan yang Anda peroleh alokasikanlah sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya:

  1. 2.5% untuk zakat
  2. 10% untuk ditabung
  3. 50% untuk belanja keluarga dan pribadi
  4. 25% untuk membayar cicilan hutang
  5. 12.5% untuk cadangan usaha atau pengembangan usaha

Jika Anda ingin menikmati jumlah uang yang tetap untuk kebutuhan pribadi dan keluarga maka tentukanlah nilanya bukan berdasarkan prosentase tapi berdasarkan nominal. Misalnya 5 juta rupiah sebulan. Penntuan jumlah ini harus disesuaikan dengan kebutuhan lainnya.

Rekening Bank

Bukalah rekening di Bank khusus untuk perusahaan atau unit usaha Anda. Pastikan setiap transaksi jual beli kegiatan usaha Anda menggunakan rekening ini. Buka juga rekening bank khusus untuk kebutuhan pribadi dan keluarga Anda. Dengan demikian pemisahan keuangan akan lebih mudah. Tentunya Anda harus disiplin dan tidak tergoda untuk menggunakan uang pribadi dalam keadaan apapun.

Sistem Pembukuan

Ketika usaha Anda semakin besar maka sistem pencatatan trnasaksi usaha Anda akan semakin tinggi dan semakin kompleks. Kini banyak tersedia perangkat lunak sistem akuntansi atau pembukuan yang dapat memudahkan pekerjaan Anda. Jika Anda tidak paham masalah akuntansi dan keuangan, berkonsultasilah dengan ahlinya.