Ciri-ciri Perusahaan Anda Tidak Siap Masuk ke Media Sosial

Kegiatan di media sosial masih dianggap sesuatu yang dapat dilakukan sambil lalu. Apalagi boleh dibilang hampir tidak ada biaya sama sekali. Betulkah demikian?

Ciri-ciri perusahaan Anda tidak siap untuk terjun ke media sosial adalah:

Karyawan yang ditugaskan khusus

Membuat halaman Facebook atas nama perusahaan atau produk Anda sangat mudah. Menarik peminat atau anggota di kalangan teman-teman juga tidak sulit. Karena umumnya merekaakan bergabung karena mengenal Anda sebagai teman atau hanya berdasarkan rasa ‘sopan santun’.

Lalu bagaimana dengan anggota yang bukan teman Anda. Orang-orang yang memang konsumen atau calon konsumen Anda? Jika Anda ingin menjalin hubungan dengan konsumen atau anggota kelompok atau halaman Anda maka Anda harus memiliki karyawan khusus yang menangani akun ini. Jika tulisan dan komentar di dinding halaman Facebook tidak pernah dijawab atau ditindak lanjuti maka anggota halaman Anda tidak lagi tertarik untuk berkomunikasi dengan merek dan perusahaan Anda. Mungkin mereka tetap menjadi anggota tapi tidak akan ada interaksi lagi. Apapun yang Anda sampaikan lewat halaman facebook tidak lagi menarik.

Betulkah media sosial tidak memiliki biaya? Karyawan atau petugas yang menangani kegiatan media sosial tentunya harus digaji. Karena tugas mereka sama dengan seorang Public Relation di masa lampau.  Biaya lainnya tentunya biaya internet setiap bulannya.

Sistem Informasi Perusahaan

Apakah sistem informasi di perusahaan Anda cukup akurat dan terintegrasi? Artinya jika timbul keluhan atau pertanyaan dari konsumen lewat media sosial, mampukah karyawan yang menanganinya menjawab dalam waktu yang relatif singkat? Jika sistem informasi di perusahaan Anda tidak terintegrasi maka karyawan tersebut belum tentu mengetahui apa yang terjadi di departemen lainnya sehingga akhirnya banyak pertanyaan yang tidak terjawab atau dijawab terlalu lama karena dia harus bertanya dulu ke departmen yang bersangkutan. Masyarakat media sosial adalah masyarakat ‘real time‘ artinya yang mereka perlukan adalah informasi mutakhir setiap saat.

Materi atau Konten

Jika Anda sudah memutuskan untuk terjun ke media sosial Anda harus senantiasa mampu memberikan informasi yang menarik dan bermanfaat bagi konsumen yang berkaitan dengan produk atau jasa Anda. Hal-hal yang bersifat tips sangat disukai.

Materi atau konten informasi yang tidak memiliki nilai akan membunuh citra produk dan perusahaan Anda. Karyawan yang menangani akun di media sosial harus selalu mampu membuat informasi yang biasa menjadi sesuatu yang menarik di mata konsumen.

Contoh:

  1. Konten 1: “Produk kami baik untuk kesehatan Anda”.
  2. Konten 2: “Zat besi berfungsi sebagai pengangkut oksigen dalam darah sehingga mampu meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh”.

Konten 2 memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding konten 1. Tanpa harus menyebutkan bahwa produk Anda mengandung Zat Besi, konsumen sudah dapat berasumsi sendiri karena kallimat itu disuarakan oleh perusahaan Anda.

Kritik

Anda tidak boleh tersinggung dengan kritik atau pendapat negatif yang dilontarkan konsumen. Hal itu adalah ungkapan jujur mereka dan harus menjadi masukan untuk memperbaiki kondisi yang ada. Jika reaksi Anda positif terhadap hal-hal seperti ini maka Anda akan selalumenerima masukan yang jujur dari sasaran pasar Anda.

ry-meta -->